Tugas pertemuan 4 E-Business
1. Jelaskan isu-isu terhadap ebusines
Isu-isu utama dalam e-business mencakup keamanan data, privasi pelanggan,
kepercayaan konsumen, regulasi dan kepatuhan, persaingan yang intensif,
infrastruktur teknologi, dampak lingkungan, ketergantungan pada teknologi,
kualitas layanan pelanggan, dan masalah pembayaran serta kepercayaan.
2.
Jelaskan tingakatan-tingkatan strategi
Tingkatan strategi terdiri dari:
1. Strategi Tingkat Korporat: Menentukan arah keseluruhan perusahaan.
2. Strategi Tingkat Bisnis: Bagaimana bisnis bersaing di pasar.
3. Strategi Tingkat Fungsional: Bagaimana departemen mendukung strategi
bisnis.
Ketiga tingkatan ini harus sejalan dan mendukung visi dan misi
perusahaan.
3.
Jelaskan Strategi Pemanfaatan TI
Strategi Pemanfaatan Teknologi Informasi adalah pendekatan untuk
mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam bisnis. Ini melibatkan tujuan
bisnis, alokasi anggaran, keamanan, pengembangan aplikasi, manajemen data,
pengukuran kinerja, dan evaluasi. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi dan
mencapai keunggulan kompetitif melalui teknologi informasi.
4. Jelaskan perubahan pola perilaku konsumen tradisional ke e-bisnis
Perubahan pola perilaku konsumen dari tradisional ke e-bisnis melibatkan
perubahan dalam cara berbelanja, mencari produk, pembayaran, ulasan,
personalisasi, pengiriman, layanan pelanggan, akses global, pemantauan
transaksi, dan kesadaran lingkungan. E-bisnis memberikan lebih banyak kemudahan
dan pilihan kepada konsumen.
5. Sesuai kelompok yang sudah dibentuk (tugas 1), dari 3 usaha yang telah anda jabarkan, pilih satu usaha diantaranya, kemudian buatlah analisis SWOT dan kesimpulan/keputusan dari analisis tersebut
Berikut adalah analisis SWOT untuk seorang influencer media sosial:
Kekuatan (Strengths):
1. Jangkauan Luas: Influencer memiliki basis pengikut yang besar di
platform media sosial, yang memungkinkan mereka untuk mencapai audiens yang
luas.
2. Kepercayaan Pengikut: Pengikut cenderung memiliki kepercayaan pada
rekomendasi dan pandangan influencer, menciptakan peluang untuk berkolaborasi
dengan merek.
3. Konten Kreatif: Kemampuan untuk menciptakan konten kreatif dan menarik
yang relevan dengan audiensnya.
4. Pendapatan Tambahan: Kesempatan untuk mendapatkan pendapatan tambahan
melalui kolaborasi dengan merek dan sponsor.
Kelemahan (Weaknesses):
1. Ketergantungan Platform: Influencer bergantung pada platform media
sosial tertentu yang dapat berubah aturan atau menghapus akun mereka.
2. Perubahan Algoritma: Algoritma platform sosial dapat mempengaruhi
jangkauan konten dan keterlibatan pengikut.
3. Pertumbuhan Pengikut yang Lambat: Tumbuhnya basis pengikut bisa lambat
pada awalnya, memerlukan waktu untuk mencapai tingkat yang signifikan.
4. Pesaing yang Kuat: Persaingan tinggi di antara influencer untuk
perhatian merek dan pengikut.
Peluang (Opportunities):
1. Kolaborasi dengan Merek: Influencer dapat menjalin kemitraan dengan
merek untuk promosi produk atau layanan, menghasilkan pendapatan.
2. Peningkatan Reputasi: Kolaborasi sukses dan konten yang berkualitas
dapat meningkatkan reputasi dan kredibilitas influencer.
3. Diversifikasi Konten: Influencer dapat memperluas jenis konten yang
mereka buat untuk menjangkau lebih banyak audiens.
4. Kemajuan Platform: Peluang untuk tumbuh seiring dengan perkembangan
platform media sosial dan teknologi terkait.
Ancaman (Threats):
1. Perubahan Tren: Perubahan tren dalam media sosial dapat mengubah
preferensi pengikut dan permintaan konten.
2. Komentar Negatif dan Kontroversi: Influencer rentan terhadap komentar
negatif dan kontroversi yang dapat merusak reputasi mereka.
3. Perubahan Kebijakan Platform: Perubahan kebijakan platform media
sosial bisa memengaruhi pengiriman konten dan monetisasi.
4. Peningkatan Pesaing: Terus bertambahnya jumlah influencer dapat
meningkatkan persaingan dalam industri ini.
Analisis SWOT ini membantu seorang influencer untuk memahami posisinya
dalam dunia media sosial dan mengidentifikasi cara-cara untuk memanfaatkan
kekuatan, mengatasi kelemahan, mengejar peluang, dan menghadapi ancaman. Ini
memungkinkan mereka untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam
membangun dan memelihara karir influencer mereka.
Komentar
Posting Komentar