Tugas pertemuan 11 E-Business
1.
Jelaskan tipe-tipe dari CRM
1.
Operasional. Operational CRM memberikan dukungan untuk proses bisnis di
front office, seperti untuk penjualan, pemasaran, dan staf pelayanan. Interaksi
dengan pelanggan biasanya disimban dalam sejarak kontak pelanggan, dan staf
dapat melihat kembali informasi pelanggan ketika dibutuhkan. Dengan sejarah
kontak pelanggan ini, staf dapat dengan cepat memperoleh informasi penting.
Dapat meraih pelanggan dalam waktu dan tempat yang tepat merupakan sesuatu yang
sangat diinginkan.
2.
Penjualan. Untuk penjualan biasa digunakan Sales Force Automation (SFA).
SFA membantu untuk otomatisasi aktivitas yang terkait dengan staf penjualan,
seperti untuk penjadwalan menghubungi pelanggan, pengiriman surat kertas maupun
elektronik ke pelanggarn, menelusuri respon pelanggan, membuat laporan, menilai
tingkat penjualan, proses order penjualan otomatis.
3.
Analitik. Analytical CRM menganalisis data pelanggan untuk berbagai
tujuan seperti merancang dan menjalankan kampanye target pemasaran, termasuk
melakukan crossselling, up-selling, aiatem informasi manajemen untuk
forecasting keuangan dan analisis profitabilitas pelanggan.
4.
Intelijen Penjualan. Intelijen Penjualan atau Sales Intelligence dalam
CRM adalah sejenis dengan is similar to Analytical CRM, tetapi ditekankan lebih
jauh untuk piranti penjualan langsung dengan fitur untuk mencari peluang
Cross-selling/ Upselling/ Switch-selling, kinerja penjualan, kecenderungan
pelanggan, margin pelanggan
5.
Manajemen Kampanye. Campaign management mengkombinasikan elemen antara CRM
operasional dan analitik agar dapat menjalankan fungsi pembentukan kelompok
target dengan kriteria tertentu menggungakan data pelanggan, mengirimkan materi
yang terkait dengan kampanye produk untuk calon tertentu menggunakan berbagai
saluran seperti e-mail, telephone, SMS, dan surat, menelusuri, menyimpan dan
menganalisis statistik kampanye.
6.
Kolaboratif. Collaborative CRM mencakup aspek-aspek yang ditangani
korporasi yang terkait dengan pelanggan pada berbagai departemen seperti pada
bagian penjualan, dukungan teknis, dan pemasaran. Staf dari berbagai departemen
pada korporasi yang sama dapat saling bertukar dan berbagi informasi yang
dikumpulkan ketika berinteraksi dengan pelanggan. CRM jenis ini bertujuan untuk
menggunakan informasi yang dikumpulkan secara bersama di semua departemen untuk
peningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan.
2.
Berikan contoh Software/Aplikasi CRM
Salesforce,
HubSpot, Microsoft Dynamic 365, Zoho CRM
3.
Jelaskan bagaiman cara membuat CRM
berhasil
1.
Perencanaan bisnis yang matang
2.
Mendefinisikan tujuan dan sasaran dari penerapan CRM
3.
Menentukan batasan-batasan dari CRM menurut strategi yang ditetapkan
4.
Menentukan parameter dan standar pengukuran keberhasilan penerapan CRM
5.
Menentukan standar aturan penanganan strategi berdasarkan informasi dari siste crm
seperti perubahan, perbaikan dan pemantapan strategi
4.
Jelaskan bagaimana Implementasi CRM
1.
Orang: dalam aspek orang, biasanya meliputi internalisasi cara berpikir
orang tentang bagaimana melayani konsumen. Sehingga memerlukan orang-orang yang
professional dan dapat mengerti dari visi implementasi CRM dengan jelas
terlebih dahulu dan dipahami secara benar oleh semua karyawan dalam perusahaan.
Selanjutnya adalah aspek kesiapan dari sisi pengetahuan dan keterampilan.
Perusahaan juga perlu mengadakan pelatihan-pelatihan dan proses belajar yang
membuat
karyawan lebih siap dalam proses implementasi CRM.
2.
Proses dan prosedur: dari sisi proses dan prosedur, perusahaan harus mendefinisikan
secara lebih jelas target market yang akan dibidik dan prosedur perusahaan
secara lebih rinci dalam melayani konsumen. Hal ini penting agar karyawan yang
berhubungan langsung dengan konsumen memiliki aturan yang jelas tentang
bagaimana melayani pelanggan mereka. Selain itu, satu hal yang terpenting juga
adalah bagaiman perusahaan menghubungkan antara kepuasan pelanggan dengan
kinerja karyawan. Artinya. Tidak hanya menjadi slogan dan jargon di dalam
perusahaan, tetapi proses layanan pelanggan menjadi sistem yang harus
dijalankan oleh seluruh karyawan.
3.
Sistem dan teknologi: merupakan strategi pemilihan dan pengembangan
teknologi CRM. Perusahaan perlu membuat cetak biru tentang teknologi CRM
seperti apa yang akan digunakan, dan bagaiman proses implementasinya, melakukan
training, dan penerapannya yang berhubungan dengan sistem yang sudah ada
sekarang.
5.
Jelaskan Fase-fase CRM
1.
Mendapatkan pelanggan baru (Acquiring new customer) Untuk mendapatkan pelanggan
baru dengan cara:
a)
Melakukan promosi terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan, memberikan
kesan pertama yang baik kepada pelanggan
karena akan mempengaruhi penilaian
kepada perusahaan.
b)
Memberikan kenyamanan pada pelanggan dalam membeli produk yang mereka
butuhkan, misalnya dengan merespon dengan
cepat terhadap keinginanpelanggan
c)
juga ketepatan waktu dalam pengiriman barang pesanan. Tujuannya adalah
menawarkan produk yang baik dengan
pelayanan yangmemuaskan.
2.
Meningkatkan profitabilitas pelanggan yang telah dimiliki perusahaan (Enhancing
the profitability of existing cost) Perusahaan harus menciptakan hubungan yang
erat dengan pelanggandengan cara perusahaan mendengarkan keluhan dan
meningkatkan pelayanan. Hubungan dengan pelanggan dapat ditingkatkan dengan
cara:
a)
Cross-selling, sebuah strategi penjualan yang menawarkan barang pelengkap dari
barang yang telah dimilikinya.
b)
Up-selling, adalah menawarkan barang yang sama tetapi dengan kualitasyang lebih
baik.
3.
Mempertahankan pelanggan potensial (retaining profitable customer for life)
Cara mempertahankan pelanggan potensial
yaitu dengan cara:
a) Menyediakan waktu
untuk mendengarkan kebutuhan pelanggan, termasuk ketidakpuasan pelanggan
terhadap produk atau pelayanan perusahaan. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk
peningkatan pelayanan.
b)
Memberikan pelayanan dan aplikasi
pendukung yang bermanfaat sehinggahubungan
dengan
pelanggan dapat tetap terpelihara
Komentar
Posting Komentar